Trimo Rejo, Inmas.
Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 OKU Timur kembali melaksanakan kegiatan upacara bendera yang menjadi agenda rutin setiap hari Senin. Upacara yang digelar pada Senin pagi, 8 Desember 2025 tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh kekhidmatan di halaman utama madrasah. Kali ini, pembina upacara adalah Bapak Masruri, S.Pd.I, salah satu guru yang dikenal aktif dalam pembinaan karakter peserta didik.
Sejak pukul 07.00 WIB, seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan sudah berbaris rapi sesuai dengan kelas masing-masing. Pasukan pengibar bendera melaksanakan tugasnya dengan baik, diiringi lagu Indonesia Raya yang dinyanyikan bersama seluruh peserta upacara. Suasana khidmat begitu terasa, mencerminkan semangat nasionalisme dan kedisiplinan yang menjadi nilai utama dalam kegiatan ini.
Amanat Pembina Upacara: Disiplin sebagai Pondasi Karakter
Dalam amanatnya, Bapak Masruri, S.Pd.I menyampaikan pesan yang berfokus pada pentingnya kedisiplinan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi para siswa sebagai generasi penerus bangsa. Ia menegaskan bahwa disiplin merupakan kebiasaan yang harus dibangun sejak dini.
“Kedisiplinan bukan hanya tentang hadir tepat waktu, tetapi juga tentang mempunyai rasa tanggung jawab, mematuhi peraturan sekolah, menjaga kebersihan, serta berperilaku sopan terhadap guru maupun sesama teman. Anak yang disiplin akan tumbuh menjadi pribadi yang kuat dan siap meraih masa depan yang lebih baik,” tutur beliau.
Bapak Masruri juga mengajak seluruh siswa untuk menjadikan disiplin sebagai kebiasaan, bukan sekadar kewajiban. Menurutnya, karakter disiplin akan mempengaruhi keberhasilan siswa baik dalam bidang akademik maupun kehidupan sosial di lingkungan masyarakat.
Gerakan Anti-Bullying: Menciptakan Lingkungan Madrasah yang Aman dan Nyaman
Selain menekankan kedisiplinan, tema penting lainnya dalam amanat pembina upacara adalah anti-bullying atau anti-perundungan. Bapak Masruri mengingatkan bahwa bullying merupakan tindakan yang dapat merusak mental dan psikologis seseorang serta menciptakan lingkungan belajar yang tidak sehat.
“Tidak ada tempat untuk bullying di MIN 4 OKU Timur. Sekecil apa pun bentuk perundungan baik fisik maupun verbal, harus kita hentikan bersama. Mari ciptakan persahabatan yang sehat, menghormati perbedaan, dan saling membantu,” tegasnya
Beliau juga mengajak siswa untuk berani melapor apabila melihat atau mengalami tindak perundungan. Menurutnya, peran guru dan siswa sangat penting dalam menjaga agar lingkungan madrasah tetap kondusif dan nyaman bagi semua.
Upacara Berjalan Lancar dan Membangun Karakter
Upacara bendera ini berjalan lancar dengan dukungan seluruh petugas yang menjalankan tugasnya dengan baik, mulai dari pemimpin upacara, pembaca UUD 1945, pembaca doa, hingga pasukan pengibar bendera. Guru-guru yang hadir juga turut memberikan contoh kedisiplinan dengan mengikuti upacara hingga selesai.
Kegiatan ini bukan hanya menjadi rutinitas sekolah, tetapi juga sarana pembentukan karakter bagi peserta didik. Dengan tema kedisiplinan dan anti-bullying yang disampaikan, diharapkan siswa MIN 4 OKU Timur semakin termotivasi untuk mengembangkan diri menjadi pribadi yang baik, berakhlak mulia, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan saling menghormati.
Pihak madrasah menyampaikan bahwa kegiatan upacara bendera akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan kualitasnya sebagai bagian dari pendidikan karakter di lingkungan MIN 4 OKU Timur (Er).
