Guru MIN 4 Lakukan Diseminasi Program Sekolah Ramah Anak

Trimo Rejo, Inmas.

Perwakilan guru MIN 4 Ibu Fauza Yanuarti Pertiwi, S.Pd, Ibu Yulieni,S.Pd , dan Bapak Ahmad Hasyim,S.Ag  telah mengikuti Sosialisasi Nasional Pendidikan Ramah Anak bersama dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Kepala Sekolah Se-OKU Timur di Martapura pada 8 Oktober 2025 lalu. Kemudian melanjutkan melaksanakan kegiatan diseminasi  mengenai Program Sekolah Ramah Anak (SRA) pada 9 Oktober 2025 bertempat di ruang kels VI A Digital . Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman seluruh tenaga pendidik dan staf madrasah mengenai pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan menyenangkan bagi peserta didik.

Dalam presentasinya Ibu Fauza Yanuarti Pertiwi, S.Pd, menyampaikan bahwa Sekolah Ramah Anak merupakan program yang mendukung terwujudnya hak-hak anak di lingkungan sekolah, termasuk perlindungan dari kekerasan, diskriminasi, dan perlakuan tidak adil.

“Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat anak merasa dihargai, dilindungi, dan diberi kesempatan berkembang secara optimal,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta kepala madrasah Ibu Lilis Setiowati, S.Pd,I.,M.Pd, yang menyambut baik inisiatif diseminasi ini. Ia menegaskan bahwa MIN 4 siap menjadi pelopor madrasah yang mendukung gerakan ramah anak.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam diseminasi antara lain yaitu Konsep dasar Sekolah Ramah Anak, Strategi menciptakan lingkungan yang aman dan inklusif, Pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan madrasah, Pelibatan orang tua dan masyarakat dalam mewujudkan SRA.

Kegiatan ini ditutup dengan diskusi interaktif dan komitmen bersama seluruh warga madrasah untuk terus mengimplementasikan prinsip-prinsip Sekolah Ramah Anak dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan MIN 4 OKU Timur dapat menjadi contoh madrasah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga menjadi tempat tumbuh kembang anak yang sehat secara fisik, emosional, dan sosial (Er).

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top