OKU Timur (Kemenag Sumsel)—
MIN 4 OKU Timur mengikuti kegiatan “Pertemuan Koordinasi Pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS)” yang diselenggarakan secara daring oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kegiatan tersebut diikuti oleh satuan pendidikan dari berbagai daerah sebagai bentuk penguatan koordinasi dalam mendukung pelaksanaan program imunisasi bagi anak usia sekolah.
Pertemuan yang dilaksanakan melalui zoom meeting tersebut membahas berbagai hal terkait pelaksanaan program BIAS, mulai dari teknis pelaksanaan imunisasi di lingkungan sekolah, penguatan edukasi kesehatan kepada peserta didik dan orang tua, hingga pentingnya kolaborasi antara satuan pendidikan, puskesmas, dan instansi terkait agar program dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Direktur Imunisasi dr. Indri Yogyaswari, M.A.R.S. menyampaikan bahwa program BIAS merupakan salah satu upaya penting pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada anak usia sekolah melalui imunisasi yang terjadwal dan terstruktur.
“Pelaksanaan BIAS tidak hanya menjadi tanggung jawab tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan orang tua agar cakupan imunisasi dapat berjalan maksimal,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya edukasi dan pemahaman bersama mengenai manfaat imunisasi sebagai langkah pencegahan berbagai penyakit yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
Kepala MIN 4 OKU Timur, Yusuf Yahya Rosidin, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan koordinasi tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan banyak informasi dan pemahaman baru terkait pentingnya pelaksanaan program imunisasi di lingkungan madrasah.
“Melalui kegiatan ini, madrasah memperoleh wawasan yang lebih luas mengenai pentingnya imunisasi bagi kesehatan peserta didik. Kami siap mendukung program BIAS sebagai bentuk komitmen madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, aman, dan nyaman,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kesehatan peserta didik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran yang optimal di madrasah.
“Peserta didik yang sehat tentu akan lebih semangat dalam belajar dan mengikuti kegiatan di madrasah. Karena itu, sinergi antara madrasah, orang tua, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan,” tambahnya.
Sementara itu, Yunita, S.Pd., selaku peserta yang mengikuti zoom meeting tersebut menyampaikan bahwa kegiatan koordinasi ini sangat bermanfaat bagi pihak madrasah, khususnya dalam memahami mekanisme pelaksanaan program BIAS di lingkungan sekolah.
“Kegiatan ini sangat menambah pengetahuan kami terkait pelaksanaan imunisasi anak sekolah. Selain mendapatkan informasi teknis, kami juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya memberikan pemahaman kepada orang tua dan peserta didik tentang manfaat imunisasi,” ungkapnya.
Ia berharap hasil dari kegiatan tersebut dapat menjadi bekal bagi madrasah dalam mendukung program kesehatan pemerintah serta meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kesehatan anak usia sekolah.
Adapun beberapa manfaat yang diperoleh melalui kegiatan ini antara lain meningkatkan pemahaman madrasah terkait pelaksanaan BIAS, memperkuat koordinasi dengan tenaga kesehatan, meningkatkan edukasi kesehatan bagi peserta didik, serta mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang sehat dan peduli terhadap tumbuh kembang anak.
Keikutsertaan MIN 4 OKU Timur dalam kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan madrasah terhadap program kesehatan nasional sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan generasi yang sehat, aktif, dan berkualitas. (NA)
