MIN 4 OKU Timur Laksanakan SAS Berbasis Android, Wujudkan Madrasah Adaptif di Era Digital

OKU TIMUR (Kemenag Sumsel) —

MIN 4 OKU Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang inovatif melalui pelaksanaan Sumatif Akhir Semester (SAS) Tahun Pelajaran 2025/2026 berbasis Android. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini diikuti oleh seluruh peserta didik sesuai jadwal yang telah ditetapkan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat.

Pelaksanaan SAS berbasis Android merupakan salah satu bentuk transformasi digital yang terus dikembangkan MIN 4 OKU Timur dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah. Dengan memanfaatkan perangkat Android sebagai media ujian, peserta didik dapat mengerjakan soal secara lebih efektif, efisien, serta mengurangi penggunaan kertas sehingga lebih ramah lingkungan.

Kepala MIN 4 OKU Timur, Yusuf Yahya Rosidin, mengatakan bahwa pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan asesmen menjadi langkah strategis untuk membekali peserta didik menghadapi tantangan zaman tanpa mengesampingkan pendidikan karakter.

“Madrasah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pelaksanaan SAS berbasis Android ini tidak hanya bertujuan mengukur capaian belajar peserta didik, tetapi juga melatih kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, serta meningkatkan literasi digital mereka. Inilah ikhtiar kami untuk menghadirkan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21,” ujarnya.

Sebelum pelaksanaan SAS dimulai, pihak madrasah telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyusunan kisi-kisi dan soal, simulasi penggunaan aplikasi, hingga memastikan kesiapan perangkat serta jaringan internet. Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan asesmen dapat berjalan dengan optimal dan meminimalisasi kendala teknis.

Selama ujian berlangsung, para peserta didik tampak antusias dan mampu mengikuti setiap tahapan dengan baik. Guru pengawas juga terus memberikan arahan serta pendampingan sehingga suasana ujian tetap kondusif.

Menurut Yusuf Yahya Rosidin, inovasi ini sejalan dengan semangat transformasi digital yang terus digaungkan Kementerian Agama Republik Indonesia dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.

“Melalui asesmen berbasis Android, kami berharap peserta didik tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan digital serta karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pelaksanaan SAS berbasis Android di MIN 4 OKU Timur juga selaras dengan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui nilai-nilai Panca Cinta, khususnya cinta ilmu pengetahuan dan cinta sesama. Teknologi dimanfaatkan sebagai sarana untuk menghadirkan pembelajaran dan evaluasi yang lebih baik, dengan tetap menjunjung tinggi integritas, sportivitas, dan tanggung jawab.

Dengan terselenggaranya SAS berbasis Android ini, MIN 4 OKU Timur membuktikan bahwa madrasah mampu berinovasi dan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Diharapkan, berbagai terobosan yang dilakukan dapat terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mencetak generasi madrasah yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi era digital. (NA)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top