Trimo Rejo Inmas – Jumat (13/03/2026), semangat berbagi dan menebar kebaikan di bulan suci Ramadhan kembali ditunjukkan oleh keluarga besar MIN 4 OKU Timur melalui kegiatan Ramadhan Aksi Berbagi Takjil kepada masyarakat sekitar.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menanamkan nilai kebersamaan dan semangat berbagi di bulan yang penuh berkah. Para guru dan tenaga kependidikan MIN 4 OKU Timur dengan penuh semangat turun langsung membagikan paket takjil kepada masyarakat yang melintas di sekitar lingkungan madrasah menjelang waktu berbuka puasa.
Suasana hangat dan penuh kebersamaan begitu terasa saat takjil dibagikan. Banyak pengendara dan warga sekitar yang tampak antusias menerima takjil tersebut. Meskipun sederhana, kegiatan ini menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa, terutama bagi mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka hampir tiba.
Kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat sekitar. Melalui aksi kecil namun penuh makna ini, keluarga besar MIN 4 OKU Timur ingin menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga hadir sebagai bagian dari masyarakat yang peduli dan saling berbagi.
Plt. Kepala MIN 4 OKU Timur, Ahmad Hasyim, S.Ag., menyampaikan bahwa Ramadhan merupakan momentum yang tepat untuk menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial kepada sesama.
“Ramadhan adalah bulan yang penuh keberkahan dan menjadi waktu terbaik untuk berbagi. Melalui kegiatan berbagi takjil ini, kami berharap dapat menumbuhkan semangat kepedulian serta mempererat hubungan antara madrasah dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai kebaikan dan kebersamaan di lingkungan madrasah.
Dengan adanya Ramadhan Aksi Berbagi Takjil ini, diharapkan setiap kebaikan yang dibagikan dapat menjadi ladang pahala serta membawa keberkahan bagi seluruh keluarga besar MIN 4 OKU Timur. Semangat berbagi yang tumbuh di bulan suci ini diharapkan tidak hanya berhenti di Ramadhan, tetapi terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. (NA)
